
Jakarta – Pada tahun 2023, UKI Press resmi menerbitkan buku berjudul “Sistem Intrusif dan Kedaulatan” karya Arthuur Jeverson Maya, dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Kristen Indonesia (UKI). Buku ini menghadirkan analisis kritis tentang bagaimana negara-negara besar luar kawasan, seperti Amerika Serikat, Cina, dan Australia, membentuk serta mengarahkan dinamika kekuasaan di Asia Tenggara.
Dalam buku tersebut, Maya memperkenalkan konsep sistem intrusif, yaitu mekanisme dominasi yang bekerja melalui empat kanal utama: pengaturan multilateral, pengaturan bilateral, mekanisme ekonomi, dan intervensi militer. Ia menegaskan bahwa keterlibatan negara besar tidak hadir sebagai solidaritas kolektif, melainkan sebagai cara untuk membungkus hegemoni dengan bahasa kerja sama dan konsensus.
Buku ini juga mengupas konflik Laut Cina Selatan dari perspektif teori kekuasaan Michel Foucault. Menurut Maya, kedaulatan bukan hanya status hukum, melainkan hasil produksi wacana yang melibatkan hukum internasional, media, dan kekuatan militer. Karena itu, klaim Cina dengan nine-dash line, prinsip Amerika Serikat tentang freedom of navigation, dan rujukan UNCLOS dari negara-negara ASEAN menjadi representasi rezim kebenaran yang saling bertabrakan.
Sejak diterbitkan, buku “Sistem Intrusif dan Kedaulatan” telah tersebar ke seluruh Indonesia melalui jaringan distribusi buku akademik dan toko daring, menjadikannya rujukan baru dalam kajian Hubungan Internasional di berbagai perguruan tinggi dan kalangan pemerhati geopolitik.
Terbitnya buku ini memperkaya literatur Hubungan Internasional di Indonesia, sekaligus menegaskan kiprah UKI Press dalam mendorong karya-karya akademik yang kritis, reflektif, dan relevan dengan dinamika geopolitik kontemporer.
186 total views, 2 views today